Gapura tersebut dikerjakan secara bersama-sama oleh masyarakat Desa Taaba. Proses pengerjaan dimulai pada Kamis, 6 Agustus 2026, dan diselesaikan dalam waktu sekitar 48 jam atau dua hari.
Keterlibatan masyarakat secara langsung menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat di Desa Taaba.
Puncaknya terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026, ketika puluhan warga bersama Kepala Desa bergotong royong mendirikan gapura tersebut di pintu masuk desa.
Antusiasme warga terlihat begitu besar. Mereka bekerja bersama untuk memastikan gapura yang telah dirancang dan dibuat selama dua hari itu dapat berdiri dengan kokoh dan menjadi ikon penyambutan bagi masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Desa Taaba.
Bagi masyarakat, proses pembangunan gapura bukan hanya soal menghasilkan sebuah bangunan untuk memperingati HUT RI. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa.
Bukan Sekadar Gapura HUT RI
Semangat masyarakat Desa Taaba menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan seremonial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
