Dalam keterangannya, Ida Nahak mengungkapkan bahwa dirinya merupakan salah satu konten kreator FBPro di Kabupaten Malaka yang sudah beberapa kali menerima penghasilan dari platform tersebut.
Meski nominalnya tidak besar, ia berkomitmen untuk selalu menyisihkan sebagian penghasilan itu guna berbagi dengan masyarakat.
“Saya sudah beberapa kali mendapat gajian dari FBPro. Setiap kali gajian, saya sisihkan sedikit untuk berbagi kasih dengan masyarakat. Saya lakukan ini karena saya mencintai masyarakat saya, meskipun nilainya tidak besar,” ungkap Ida.
Menurutnya, momen berbagi seperti ini menjadi ruang yang efektif untuk membangun komunikasi yang lebih akrab antara pemerintah desa dan masyarakat.
Dalam suasana santai, warga merasa lebih bebas menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun unek-unek yang mungkin sulit disampaikan dalam forum resmi.
“Kalau dalam rapat suasananya terlalu formal, kadang ada masyarakat yang ragu menyampaikan keluhan. Tapi lewat momen seperti ini, mereka bisa bicara lebih terbuka kepada saya selaku kepala desa,” tambahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












