“Kalau bahan bakunya tersedia, kenapa kita harus bergantung sepenuhnya pada pupuk yang harganya terus naik. Bokashi bisa kita buat sendiri dan manfaatnya sangat baik bagi tanah maupun tanaman,” ujar HMS.
Ia menjelaskan bahwa bokashi tidak hanya mampu menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, tetapi juga memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktivitas mikroorganisme, serta menjaga kesuburan lahan dalam jangka panjang.
Di tengah meningkatnya harga pupuk, HMS menilai pemanfaatan pupuk organik menjadi solusi yang tepat bagi petani untuk menekan biaya produksi tanpa mengurangi kualitas hasil pertanian. Bahkan, menurutnya, bahan baku pembuatan bokashi tersedia melimpah di pedesaan sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Tak hanya berhenti pada praktik di kebunnya sendiri, Wakil Bupati Malaka itu juga mengajak seluruh petani di Kabupaten Malaka untuk mulai belajar memproduksi pupuk organik secara mandiri.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malaka akan terus mendorong lahirnya petani-petani mandiri yang mampu mengolah potensi lokal menjadi sarana produksi pertanian yang berkualitas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












