Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Makna Warna Liturgi Kamis Putih, Jumat Agung, dan Malam Paskah

Avatar photo
Reporter : Yan Klau Editor: Redaksi
Makna Warna Liturgi Kamis Putih, Jumat Agung, dan Malam Paskah/ Berbagai Sumber

TimorMedia.Com – Dalam tradisi Gereja Katolik, warna-warna liturgi memiliki makna yang dalam dan menjadi bagian penting dalam setiap perayaan iman.

Warna bukan hanya soal estetika, tetapi juga simbol yang mengarahkan umat untuk lebih menghayati misteri iman yang dirayakan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Selama Pekan Suci, tiga hari istimewa – Kamis Putih, Jumat Agung, dan Malam Paskah menggunakan warna liturgi yang berbeda, masing-masing mencerminkan makna spiritual yang khas.

Baca Juga :  Kebijakan Alsintan Gratis SBS–HMS Jadi Energi Baru bagi Petani Lahan Kering di Malaka

Kamis Putih: Warna Putih, Simbol Sukacita dalam Pelayanan

Kamis Putih memperingati Perjamuan Terakhir yang dilakukan Yesus bersama para murid. Malam ini, umat diajak mengenang institusi Ekaristi dan teladan kerendahan hati Yesus ketika Ia membasuh kaki murid-murid-Nya.

Sesuai dengan namanya, warna liturgi yang digunakan adalah putih. Warna ini melambangkan kemurnian, kesucian, dan sukacita. Warna putih juga menyimbolkan kemenangan dan terang, menandakan kasih dan pelayanan Yesus yang bersinar bahkan di tengah bayang-bayang penderitaan yang akan datang.

Baca Juga :  Tema dan Pesan Paskah Katolik 2025: Mewujudkan Tri Tugas Kristus dalam Hidup Berparoki

Jumat Agung: Warna Merah, Tanda Pengorbanan dan Cinta

Jumat Agung adalah hari ketika Gereja merenungkan sengsara dan wafat Kristus di kayu salib. Tidak ada misa pada hari ini, melainkan ibadat sabda dan penghormatan salib. Suasana hening dan penuh duka menjadi bagian dari perenungan mendalam akan pengorbanan Sang Juru Selamat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung