Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Gedung SLBN Loofoun Bone Disegel Karena Belum Bayar Jasa Pekerja, Ini Kata Kepsek Ida Un

Avatar photo
Reporter : Yan Klau Editor: Redaksi
Gedung SLBN Loofoun Bone Disegel Karena Belum Bayar Jasa Pekerja, Ini Kata Kepsek Ida Un/ dok istimewah

TimorMedia.Com – Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Loofoun Bone di Desa Umalawain, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, disegel oleh para pekerja akibat belum dibayarkannya upah mereka.

Para Pekerja itu menuntut pembayaran sebesar Rp 185 juta yang hingga kini masih tertahan di kepala sekolah Ida Un.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Diberitakan sebelumnya, SLBN Loofoun Bone Disegel Pekerja, Kepsek Belum Bayar Jasa Tukang Rp 185 Juta.

Baca Juga :  Pemkab Malaka Gencar Sosialisasikan Koperasi Desa Merah Putih, Desa Weoe Siap Diluncurkan Gubernur NTT

Wardi Nahak, perwakilan dari tiga subkontraktor menjelaskan, seluruh pekerjaan telah selesai, termasuk pekerjaan tambahan juga sudah selesai dikerjakan.

“Delapan unit sudah selesai, bahkan pekerjaan tambahan juga rampung. Tapi sampai sekarang, kepala sekolah belum membayar hak kami,” ujar Wardi Nahak di kediamannya, Senin (31/3/2025).

Ia menambahkan bahwa berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB), seluruh proyek telah diselesaikan sesuai ketentuan. Para pekerja pun telah berulang kali meminta pembayaran, tetapi tidak mendapatkan respons dari pihak sekolah.

Baca Juga :  Aturan Ketat Dana BOSP 2025: Dilarang untuk Kegiatan Ini, Kepsek dan Operator Wajib Tahu!

Dari total anggaran yang dialokasikan, 11 persen masih tertahan di kepala sekolah SLBN Loofoun Bone, Ida Un. Para pekerja mempertanyakan alasan keterlambatan pembayaran, mengingat kepala sekolah telah mengakui bahwa dana tersebut tersedia.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung