Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Antusiasme Mahasiswa Muhammadiyah Kupang Ikut Kuliah Umum Terkait Radikalisme dan Intoleransi

“Pancasila sebagai landasan ideologi yang kokoh harusnya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Benediktus.

“Tentu ini sebagai upaya agar generasi muda khususnya mahasiswa tidak terperangkap dalam pemahaman-pemahaman yang keliru,” tambahnya.

Di internal kampus, Benediktus yang juga Ketua Umum Dessausure Comunity di bidang Bahasa dan Sastra ini menegaskan komitmen mahasiswa untuk menerapkan sikap-sikap yang menjauhi radikalisme dan intoleransi.

Baca Juga :  Peluang Masih Terbuka! Peserta dengan Kode R2, R3, dan R4 Bisa Diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu

“Tentu hal yang kami terapkan adalah sikap yang mengarah pada kerukunan dan toleransi, bukan radikalisme dan intoleransi,” tutupnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung