Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Apotek Desa Menjadi Solusi Nyata Hadapi Krisis Akses Obat di Daerah

Menurutnya, hanya dengan memperluas layanan hingga 85 ribu desa kebutuhan dasar kesehatan bisa terpenuhi.

Ia menjelaskan akan mengkonsolidasikan 66 ribu Pustu dan Poskesdes untuk membentuk sistem yang lebih merata.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Regulasi akan kita dorong masuk dalam Undang-Undang,” ujarnya.

Program ini juga akan mendukung pemerataan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang kini masih menjangkau 1,5 juta orang.

Baca Juga :  Tahun Pertama Prabowo-Gibran Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal dan Nilai Tambah Daerah

Untuk mengatasi kekurangan tenaga medis di desa, pemerintah akan menempatkan perawat dan bidan di tiap fasilitas.

“Mungkin akan ramai karena saya ingin nurse-nya kita naikkan statusnya, kayak dulu ada mantri. Tapi kalau tidak begitu, layanan tak akan menjangkau desa-desa,” jelas Menkes.

Baca Juga :  Prabowo - Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis Bidang Nuklir dan Migas

Ia menambahkan, solusi ini bisa dijalankan dengan pelatihan tambahan serta pendampingan dari dokter agar tetap sesuai standar.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Shadiq Akasya, menyatakan kesiapannya untuk memasok obat-obatan ke jaringan apotek desa.

“Kami siap, tapi masih menunggu arahan dari Kemenkes dan Kemenkop,” katanya dalam rapat dengan DPR RI.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung