TIMORMEDIA.COM – Pemerintah Indonesia melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas untuk memastikan keamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini telah berlangsung di sekolah-sekolah.
Langkah ini diambil menyusul terjadinya beberapa insiden keracunan yang disebabkan oleh makanan dari program tersebut. Pemerintah berkomitmen untuk memperketat pengawasan terhadap dapur dan rantai distribusi guna memastikan bahwa makanan yang disajikan kepada anak-anak tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dikonsumsi.
Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, menyampaikan bahwa BGN untuk segera menetapkan standar pengawasan ketat dalam pelaksanaan MBG.
“Setiap penyedia makanan, baik itu dapur umum maupun vendor, harus mematuhi standar keamanan pangan yang ketat,” tegas Asep.
Ia menekankan bahwa untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan, penerapan sertifikasi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) sangat penting. Sertifikasi ini akan memastikan bahwa setiap tahapan dari pemilihan bahan baku hingga pengolahan dan distribusi makanan diawasi dengan ketat agar terhindar dari risiko kontaminasi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












