Dadan menegaskan, calon mitra wajib menyiapkan lokasi pembangunan secara jelas. Jika tidak, BGN tidak akan melakukan verifikasi.
Dalam kesempatan yang sama, Dadan menyinggung isu pengadaan food tray program MBG yang belakangan ramai dibicarakan. Ia menegaskan anggaran BGN belum digunakan untuk membeli nampan tersebut.
Menurutnya, kebutuhan nasional mencapai sekitar 80 juta unit food tray. Sementara, industri dalam negeri baru mampu memproduksi 10 juta unit per bulan. Karena itu, sebagian pasokan terpaksa diimpor dari China.
“Supaya program tetap berjalan, Kementerian Perdagangan sudah membuka keran impor. Namun yang membeli adalah mitra, bukan BGN. Badan Gizi belum mengadakan satu pun food tray,” jelas Dadan.
Ia menambahkan, dana APBN nantinya hanya akan digunakan untuk membeli produk dalam negeri.
Fokusnya adalah memenuhi kebutuhan wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan juga SPPG yang langsung dibangun oleh BGN.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
