Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

BGN Perketat Standar Masak MBG untuk Cegah Keracunan

Wihaji menambahkan, keberhasilan MBG membutuhkan pengawalan bersama seluruh pihak agar insiden serupa tidak terulang.

“Semua akan kita awasi bersama-sama, sebab program ini membutuhkan pengawalan bersama. Kasus yang terjadi kami perbaiki dan kita upayakan agar tidak terjadi kembali,” katanya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sejalan dengan itu, Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menyampaikan bahwa lembaganya sudah mewajibkan seluruh juru masak di dapur MBG memiliki sertifikat resmi dari asosiasi chef atau lembaga pangan.

Baca Juga :  Ini Cara Kerja Koperasi Desa Merah Putih, Program Andalan Pemerintah Beroperasi Oktober 2025

“Bahkan sudah diumumkan kemarin sore, semua chef yang di dapur harus bersertifikasi,” kata Nanik.

Menurut Nanik, jika juru masak belum memiliki sertifikat, mereka wajib mengikuti pendidikan dan tes terlebih dahulu. Setiap yayasan atau pengelola dapur juga diwajibkan menambah juru masak pendamping di luar tenaga dari BGN, sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Baca Juga :  Tak Disangka, Ini Komentar Prabowo Setelah Makan Masakan Pengungsi di Aceh

Untuk memastikan kepatuhan, BGN menyiapkan sanksi tegas bagi SPPG yang melanggar standar, mulai dari pemberhentian sementara hingga pencopotan kepala layanan. Evaluasi di berbagai daerah, termasuk di Bandung Barat, langsung ditindaklanjuti dengan pengawasan ketat bersama aparat terkait untuk menjamin standar program.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung