Daerah  
| Topik : 

Pentahbisan Gereja Santa Sisilia Kotafoun, Bupati SBS Apresiasi Perjuangan dan Gotong Royong Umat

Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau

Namun, menurutnya, keberhasilan pembangunan fisik tidak boleh menjadi tujuan akhir. Setelah memiliki gedung gereja yang baik, perhatian perlu diarahkan pada peningkatan kualitas SDM, terutama anak-anak dan generasi muda, serta perbaikan kualitas hidup umat.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kehidupan beriman dan pembangunan manusia harus berjalan beriringan.

Gedung gereja yang megah perlu diikuti oleh umat yang semakin bertumbuh dalam iman, pendidikan, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

SBS juga meminta seluruh umat menjaga dan merawat bangunan Gereja Santa Sisilia Kotafoun dengan penuh tanggung jawab.

“Saya minta kepada umat agar menjaga dan merawat baik-baik bangunan gereja ini agar bisa bertahan hingga 100 tahun,” tegasnya.

Harapan tersebut sekaligus menjadi pesan lintas generasi agar gereja yang dibangun melalui perjuangan panjang umat tidak hanya menjadi kebanggaan hari ini, tetapi tetap menjadi rumah doa bagi anak cucu pada masa mendatang.

Uskup Atambua: Gereja Harus Menjadi Rumah Doa yang Hidup

Dalam kesempatan yang sama, Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, menyampaikan kegembiraannya atas rampungnya pembangunan dan terlaksananya pentahbisan Gereja Santa Sisilia Kotafoun.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version