Bupati menegaskan bahwa perekrutan tenaga daerah harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan daerah dan anggaran yang telah ditetapkan DPRD. Ia juga berjanji akan merekrut kembali tenaga kerja sesuai kebutuhan, terutama di sektor pelayanan masyarakat seperti sopir ambulans, tenaga kebersihan, guru, dan tenaga kesehatan.
Lebih lanjut, ia mempertanyakan mengapa pembekuan Teda pada tahun 2021 yang mencapai 3.388 orang tidak mendapatkan reaksi yang sama dari masyarakat.
Menurutnya, hal ini menunjukkan adanya kepentingan tertentu yang mencoba memecah belah rakyat.
2. Pembelian Mobil Dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati
Aksi demonstrasi juga menyoroti pembelian mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati Malaka. Bupati SBS menegaskan bahwa pengadaan mobil dinas tersebut sudah dianggarkan dalam APBD 2025 oleh bupati sebelumnya bersama DPRD.
Ia menambahkan bahwa mobil tersebut dibeli sebelum dirinya dilantik pada 20 Februari 2025, sehingga tidak ada yang perlu dipermasalahkan.
“Jangan iri hati dan membuat kegaduhan karena setiap masa ada pemimpinnya masing-masing,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
