“Jumlahnya belum terlalu banyak karena kemarin ada PMK yang harus kita batalkan. Sekarang sudah ada keputusan baru dari Menteri Keuangan yang akan menjadi pedoman bagi Himbara untuk pencairan. Tapi agar bankable dan visible, pembuatan proposalnya harus didampingi,” jelas Ferry.
Ferry juga menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar terhadap pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.
Presiden berharap koperasi dapat beroperasi secara ideal dan profesional.
“Harapan Presiden, aktivitas koperasi ini bisa mendekati ideal. Misalnya, punya gudang berstandar ukuran 20 x 30 meter, memiliki gerai, hingga kendaraan operasional,” kata Ferry.
Koperasi Desa Merah Putih diberikan akses pinjaman hingga Rp3 miliar per koperasi melalui Himbara.
Ferry menargetkan seluruh koperasi dapat mengajukan pinjaman hingga akhir tahun 2025.
“Plafonnya Rp3 miliar untuk 1.000 koperasi desa. Seperti disampaikan Pak Dony (COO Danantara), ada sekitar Rp1 triliun yang hari ini sudah bisa dicairkan dan akan terus berlanjut,” ungkapnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












