Sebagai contoh, Prabowo menyinggung tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Dari 1.000 tambang ilegal yang beroperasi, sekitar 80% hasil timah justru diselundupkan ke luar negeri.
Untuk menekan kerugian, ia memerintahkan TNI, Polri, dan Bea Cukai menutup aktivitas tersebut.
Dengan langkah ini, negara diperkirakan bisa menyelamatkan Rp22 triliun hingga akhir 2025 dan Rp45 triliun pada 2026.
Presiden menegaskan hanya dengan pemerintahan yang bersih, Indonesia bisa bangkit dan menyejahterakan rakyat.
“Saya bertekad menegakkan pemerintah yang bersih. Hanya dengan pemerintah yang bersih Indonesia bisa bangkit,” ucapnya.
Prabowo juga menyerukan kepada seluruh partai politik untuk bersatu dalam melawan korupsi.
“Ini yang akan saya lawan. Saya berharap semua partai politik bersama saya, mari kita lawan ini,” pungkasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












