“Harapan kami, melalui program pengampuan ini suatu saat nanti rumah sakit kami bisa mandiri dalam pelayanan kanker, baik dari sisi SDM maupun alat-alat kesehatan yang dimiliki,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan gedung sitotoksik di RSUPP Betun.
Gedung tersebut nantinya akan digunakan untuk pelayanan kemoterapi bagi pasien kanker di wilayah Malaka dan sekitarnya.
“Kami juga bersyukur karena tahun ini Kementerian Kesehatan memberikan dana alokasi khusus untuk pembangunan gedung sitotoksik yang akan digunakan untuk pelayanan kemoterapi pasien kanker,” jelasnya.
Ke depan, pihaknya berharap pemerintah pusat dapat kembali memberikan dukungan berupa pembangunan gedung rawat inap khusus bagi pasien kanker, serta penambahan tenaga dokter spesialis, khususnya di bidang bedah onkologi.
“Kami berharap tahun depan bisa dibantu pembangunan gedung rawat inap khusus penderita kanker, dan juga penambahan SDM dokter ahli, terutama bedah onkologi, sehingga kami dapat melayani pasien kanker secara mandiri,” tutup dr. Oktelin.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
