TimorMedia.Com – Direktur Sumber Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Frista Yorhanita, menyebut potensi tambak garam di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai salah satu unggulan yang perlu dikembangkan.
“Kami perlu melakukan pendetailan untuk menentukan lokasi yang paling sesuai dari beberapa titik yang telah kami tinjau. Aspek yang dipertimbangkan bukan hanya teknis, tetapi juga status dan kesiapan lahan. Yang terpenting adalah kesiapan masyarakat,” ujar Frista saat kunjungan ke tambak garam trans Ulu Klubuk, Desa Weoe. Rabu, 30/4/2025
Ia menegaskan bahwa, pengelolaan tambak garam ini akan melibatkan masyarakat secara langsung, bukan sepenuhnya dijalankan oleh pemerintah.
“Karena pola pengelolaannya akan berbasis kemitraan dengan masyarakat, maka partisipasi dan kesiapan mereka menjadi hal yang sangat penting,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Frista juga meminta dukungan dari Pemerintah Daerah Malaka terkait kejelasan status lahan, mengingat lokasi yang direncanakan mencapai ratusan hektare dan dimiliki oleh banyak pihak.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












