Daerah  
Topik : 

Dusan V. Kaesnube: Empati Lebih Dalam dari Simpati, Kunci Menjalin Kehidupan Sosial yang Harmonis

Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Dusan V. Kaesnube: Empati Lebih Dalam dari Simpati, Kunci Menjalin Kehidupan Sosial yang Harmonis/ istimewa

TIMORMEDIA.COM – Penyuluh Agama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belu, Dusan V. Kaesnube, S.Fil, menjadi narasumber dalam program dialog interaktif di studio RRI Atambua dengan mengangkat tema penting tentang empati dan simpati dalam kehidupan sosial.

Dalam paparannya, Dusan menjelaskan bahwa simpati merupakan perasaan yang bersifat pasif dan individualistis, sementara empati adalah perasaan yang lebih mendalam, di mana seseorang mampu benar-benar ikut merasakan apa yang dialami oleh orang lain.

“Ketika seseorang bisa berempati, ia sejatinya telah menaburkan kebaikan dalam kehidupan bersama,” ujar Dusan di hadapan para pendengar RRI.

Empati dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dusan menekankan bahwa empati bisa diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan sosial. Misalnya, dengan ikut hadir dalam suka dan duka yang dialami orang lain, atau memberi perhatian saat sesama menghadapi masalah.

Dalam dunia pendidikan, empati penting ditanamkan kepada anak-anak didik. Guru dan orang dewasa diharapkan terlibat aktif dalam membentuk karakter anak menjadi pribadi yang santun, sesuai nilai-nilai budaya dan adat istiadat setempat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version