Sekitar 80 persen bangunan di Sagaing rusak parah. Kerusakan juga merambah ke desa-desa sekitarnya. Jalan yang terhubung dengan wilayah pedalaman hancur, membuat distribusi bantuan dan alat berat seperti ekskavator menjadi sulit.
“Misi penyelamatan tak bisa segera menjangkau Sagaing karena jembatan rusak parah. Banyak nyawa melayang karena bantuan datang terlambat,” tutur Ko Zeyer.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












