TIMORMEDIA.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh jajaran inspektorat di Indonesia tidak hanya berfokus pada pemeriksaan setelah program pemerintah daerah dijalankan.
Menurutnya, inspektorat harus berperan aktif sejak tahap perencanaan dengan memberikan peringatan atau masukan awal terhadap kebijakan yang akan diambil.
Hal itu disampaikan Tito usai memimpin Rapat Koordinasi Nasional Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis (9/10/2025).
Rapat tersebut dihadiri 522 inspektorat daerah serta 34 gubernur dari seluruh Indonesia.
“Inspektorat jangan diam saja ketika program baru direncanakan. Mereka harus bisa memberikan warning atau masukan lebih awal, apakah program itu efisien, boros, atau memang dibutuhkan,” kata Tito.
Tito menjelaskan, sistem pengawasan ideal harus mencakup tiga tahapan, yaitu foresight, insight, dan oversight.
Foresight, berarti kemampuan memprediksi sejak awal apakah program yang dirancang sudah tepat atau belum.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
