Selain Apresiasi atas kunjungan pemerintah, masyarakat juga menyampaikan sejumlah keluhan mendasar. Salah satunya adalah jauhnya jarak ke kantor desa yang mencapai 17 kilometer, serta akses jalan yang sulit.
Keluhan lain yang disampaikan warga adalah krisis air bersih yang semakin parah saat musim hujan. Masyarakat hanya mengandalkan air sungai, namun saat hujan, air menjadi keruh dan tidak layak konsumsi.
Rosalinda Luruk, salah satu warga, turut menyuarakan aspirasi terkait kebutuhan dasar lainnya seperti tiang listrik dan pengelolaan lahan basah
“Kami sangat membutuhkan air bersih dan listrik. Semoga kunjungan Bapak Wakil Bupati ini membawa perubahan bagi desa kami,” ucapnya.
Kunjungan Wabup HMS ke Desa Naet menjadi momen penting yang memberi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini merasa terisolasi.
Tokoh masyarakat Henderikus Dato menyampaikan bahwa kehadiran Wabup HMS merupakan langkah awal menuju realisasi mimpi masyarakat desa Naet untuk mendapatkan perhatian pemerintah secara berkelanjutan.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
