Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Kepsek SDK Rabasa Bantah Tahan Dana Insentif Guru Honorer MBG, Sebut Informasi Rp50 Ribu per Hari Tidak Benar

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Kepsek SDK Rabasa Bantah Tahan Dana Insentif Guru Honorer MBG, Sebut Informasi Rp50 Ribu per Hari Tidak Benar/ istimewa

“Dari petugas sudah sampaikan kalau per hari itu Rp30 ribu, kenapa jadi Rp50 ribu itu?” tambahnya.

Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, informasi mengenai uang insentif Januari hingga Mei disebut keliru. Menurut penjelasan kepala sekolah, dana insentif MBG hanya diberikan kepada satu guru yang memiliki Surat Keputusan (SK).

Anggaran insentif yang masuk dari program MBG untuk periode Januari sampai Maret telah disalurkan kepada guru penerima SK, sedangkan untuk April hingga Mei disebut belum ada dana insentif yang masuk.

“Sepengetahuan saya seperti itu,” ujar Jacinto.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada guru honorer yang datang langsung menanyakan persoalan insentif kepadanya. Selain itu, ia membantah tudingan bahwa dana tersebut digunakan untuk instalasi listrik sekolah.

Baca Juga :  Pantai Motadikin Jadi Latar Pelantikan 41 Kepala SMP oleh Bupati dan Wabup SBS-HMS

“Tidak ada bahasa yang keluar dari mulut saya terkait uang tersebut digunakan untuk instalasi listrik. Karena uang tersebut bukan saya yang menerima,” tegasnya lagi.

Kepala sekolah berharap seluruh guru honorer tetap fokus menjalankan tugas masing-masing dan tidak mencampuri urusan di luar kewenangan mereka.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung