TIMORMEDIA.COM – Kepala Sekolah SMA Negeri Halioan, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Sisilia Simande Mea, S.Pd, bersama suaminya membantah tegas tuduhan pungutan liar (pungli) dalam pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang sempat diberitakan oleh sejumlah media.
Klarifikasi tersebut disampaikan langsung saat ditemui di kediamannya pada Sabtu (21/3/2026). Sisilia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak benar dan tidak berdasar, termasuk tudingan bahwa dirinya mengusir siswa saat menerima bantuan PIP.
“Saya tegaskan, pemberitaan itu tidak benar. Tidak pernah ada pemotongan dana PIP maupun tindakan mengusir siswa saat pencairan bantuan,” ujarnya.
Menurutnya, jika masih ada pihak yang terus menyebarkan tuduhan tersebut, maka harus disertai bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kalau masih ada pemberitaan lanjutan, harus ada bukti. Misalnya kwitansi yang menunjukkan adanya pemotongan dengan tanda tangan saya, serta bukti foto saat penyerahan uang kepada siswa dan siswa serahkan kepda saya. Dua bukti itu harus ada,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
