“Saya sudah larang, tapi saya tidak ada di rumah. Saya di rumah sakit antar bainya sakit. Saya hanya bilang, biar saja, anak saya omong tidak dengar,” katanya dengan nada pasrah.
Keluarga baru mengetahui Dito terseret ombak setelah melihat video yang beredar di media sosial Facebook, kemudian disusul dengan telepon yang mengabarkan bahwa Dito telah tenggelam dan terbawa arus ombak di Pantai Cemara Abudenok.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih terus dilakukan, melibatkan BPBD, Basarnas, Dinas Sosial serta aparat kepolisian dan masyarakat setempat. Keluarga berharap agar korban segera ditemukan.

“Kami sangat berharap kepada bapak polisi dan semua pihak yang sampai hari ini terus mencari keberadaan anak Dito,” pinta Yuliana dengan penuh harap.
Kejadian ini menambah daftar kecelakaan laut di wilayah pesisir Kabupaten Malaka khususnya di pesisir pantai cemara Abudenok. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya ombak dan arus laut, terutama bagi anak-anak dan remaja di saat musim seperti ini.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












