TIMORMEDIA.COM – Suasana haru menyelimuti keluarga Jeorgenio Faot alias Dito (15), seorang siswa SMP yang dilaporkan hilang setelah terseret arus ombak di Pantai Cemara Abudenok, Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu sore, 1 Februari 2026, dan hingga Senin, 2 Februari 2026, korban masih belum berhasil ditemukan oleh tim pencarian.
Dito merupakan anak tunggal dari pasangan Idamiati Bani dan Anton Faot, warga Dusun Dalaina, Desa Niti, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka. Sejak lahir, Dito diasuh oleh neneknya karena kedua orang tuanya merantau untuk mencari nafkah.
Mama kecil Dito, Yuliana Bani, dengan suara bergetar menuturkan bahwa Dito dikenal sebagai anak yang penurut, pendiam, dan tidak banyak tingkah.
“Dito ini anak penurut. Dari kecil dia diasuh neneknya karena kedua orang tuanya merantau sejak dia lahir,” ungkap Yuliana dengan mata berkaca-kaca.
Yuliana juga menceritakan bahwa sebelum ke pantai, dirinya sempat melarang Dito untuk pergi bersama teman-temannya. Namun karena berada di rumah sakit mengantar anggota keluarga yang sakit, larangan tersebut tidak diindahkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
