Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Masyarakat Perbatasan RI-RDTL Dukung Revisi UU TNI, Tolak Intervensi Asing

Avatar photo
Reporter : Yan Klau Editor: Redaksi
Masyarakat Perbatasan RI-RDTL Dukung Revisi UU TNI, Tolak Intervensi Asing/ dok istimewah

TimorMedia.Com – Masyarakat Kabupaten Belu, yang berada di perbatasan RI-RDTL, menggelar aksi unjuk rasa untuk menyatakan dukungan terhadap revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI).

Aksi ini berlangsung di depan Patung A.A. Bere Talo, Simpang Lima, Kota Atambua, sebagai bentuk pernyataan sikap terhadap peran strategis TNI dalam menjaga kedaulatan negara.

Dalam aksi yang diadakan pada Sabtu (29/3/2025), masyarakat melakukan long march dan orasi untuk menyuarakan dukungan terhadap UU TNI yang telah direvisi serta menolak segala bentuk intervensi asing dan upaya adu domba di wilayah perbatasan.

Menurut massa yang hadir, TNI merupakan bagian dari rakyat dan harus tetap kuat bersama rakyat dalam menjaga keamanan nasional.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Gantung Numbei Malaka Capai 55 Persen, Target Rampung Mei 2026

Keberadaan TNI di perbatasan dinilai sangat penting, baik untuk pengamanan negara maupun dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Aksi ini dipimpin oleh koordinator lapangan, Vicky Nahak, yang menyampaikan bahwa Kabupaten Belu sebagai daerah perbatasan memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung