“Masyarakat Kabupaten Belu mendukung revisi UU TNI yang telah disahkan oleh DPR RI. Kami berharap revisi ini memperkuat peran TNI dalam menjaga keamanan perbatasan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Vicky dalam orasinya.
Ia menambahkan bahwa masyarakat menolak segala upaya adu domba dari pihak asing yang berusaha melemahkan institusi TNI. Kepercayaan masyarakat terhadap TNI disebutnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok lain yang diduga telah dipengaruhi oleh neokolonialisme.
Vicky juga menyoroti kontribusi besar TNI di tengah masyarakat, mulai dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), pembangunan sumur bor, ketahanan pangan, hingga keterlibatan dalam program sosial seperti bantuan sembako dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
“TNI selalu hadir untuk membantu masyarakat dalam menghadapi musibah dan kesulitan ekonomi. Kehadiran mereka di perbatasan sangat diperlukan untuk melindungi rakyat,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap revisi UU TNI, massa membawa berbagai spanduk dan banner bertuliskan:
- “Kami Masyarakat Perbatasan RI-RDTL Mendukung Revisi UU TNI. TNI Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat.”
- “Dukung UU TNI, Jangan Biarkan Antek-Asing Kacaukan Kedaulatan Kita.”
- “TNI Kuat Bersama Rakyat.”
- “Sukseskan Indonesia Emas.”
Aksi ini menunjukkan bahwa masyarakat perbatasan RI-RDTL memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya peran TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan rakyat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












