Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel, Maria Lepong, menilai bahwa MBG memiliki potensi besar untuk menjadi motor ekonomi baru di daerah pedalaman Papua.
Menurut Maria, jika pelaksanaan MBG melibatkan masyarakat lokal dalam penyediaan bahan baku makanan, maka program ini akan membuka peluang ekonomi baru bagi warga.
“Sudah seharusnya bahan baku MBG berasal dari masyarakat setempat. Dengan membeli hasil bumi mereka, ekonomi lokal akan tumbuh dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pembelian bahan makanan seperti sayur, buah, ikan, dan daging secara langsung dari masyarakat akan menciptakan rantai pasok yang pendek dan efisien.
Hal ini tidak hanya mempercepat perputaran uang di tingkat akar rumput, tetapi juga memperkuat hubungan sosial ekonomi antarwarga.
Menggerakkan Ekonomi dari Desa ke Kota
Program MBG kini menjadi contoh konkret bagaimana kebijakan nasional mampu menghadirkan manfaat ekonomi langsung bagi rakyat.
Dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari rantai produksi dan distribusi, program ini membuktikan bahwa pembangunan bisa berjalan inklusif, mulai dari dapur sekolah hingga sentra-sentra ekonomi desa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
