Ia juga menegaskan komitmennya dalam mengawasi seluruh proyek infrastruktur yang dikerjakan Pemerintah Kabupaten Malaka maupun instansi vertikal.
“Saya hampir tiap minggu turun ke lapangan untuk melakukan monitoring. Saat mau PHO, saya minta agar dilakukan perapihan dulu baru diserahkan. Semua pekerjaan belanja modal saya awasi secara serius, termasuk proyek yang dikerjakan Balai Sungai atau Dinas PU Provinsi,” jelasnya.
Plt Kadis menilai, pemberitaan yang beredar sebelumnya kurang berimbang karena tidak dilakukan verifikasi kepada pihak terkait.
“Yang menulis seharusnya datang ke lokasi dan melakukan wawancara dengan PPK serta pihak ketiga. Jangan menulis dari rumah tanpa data yang akurat,” ujarnya menambahkan.
Sebagai penutup, ia meminta agar masyarakat lebih objektif menilai kinerja pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur.
“Harusnya yang dipermasalahkan itu pekerjaan yang benar-benar bermasalah, seperti proyek Seroja yang uangnya sudah habis tapi belum selesai, atau Rumah Sakit Pratama yang sudah diresmikan tapi belum bermanfaat bagi rakyat, Septic tank, dan proyek-proyek yang sampai hari hari ini belum selesai,” tandasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
