Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Buka Blokir Anggaran demi Realisasi Program Perlindungan Sosial

TIMORMEDIA.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah membuka blokir anggaran sebesar Rp134,9 triliun hingga 24 Juni 2025.

Kebijakan ini merupakan langkah penyesuaian belanja negara terhadap prioritas pembangunan nasional yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa pembukaan blokir anggaran merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur tentang efisiensi belanja kementerian/lembaga (K/L) dan transfer ke daerah (TKD).

Baca Juga :  Prabowo Tinjau Lokasi Banjir Bali, Anak-Anak Sambut dan Warga Dapat Janji Bantuan

Inpres tersebut menjadi dasar kebijakan penghematan anggaran guna menjaga kualitas belanja negara serta memperkuat ketahanan fiskal.

“Ini artinya yang tadinya belanjanya alokasi anggarannya kita kunci, sekarang dibuka. Tidak selalu untuk kegiatan yang sama, tapi dialihkan secara terukur sesuai dengan prioritas pembangunan nasional yang telah dirumuskan Presiden,” ujar Sri Mulyani

Baca Juga :  Dibalik Tambang Ilegal, Prabowo Ungkap Modus Koruptor Rugikan Negara Puluhan Triliun

Dari total anggaran yang dibuka kembali, sebesar Rp48 triliun berasal dari 23 K/L, sementara sisanya senilai Rp86,9 triliun berasal dari 76 K/L lainnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung