TIMORMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Dinas Pariwisata terus hadir dan berupaya maksimal dalam pencarian seorang anak yang dilaporkan hanyut terbawa arus ombak di Pantai Cemara Abudenok pada minggu 1/2/2026 lalu.
Upaya pencarian dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD Malaka, Basarnas, serta TNI dan Polri. Hingga Selasa siang, 3 Februari 2026, pencarian telah memasuki hari ketiga, namun korban belum juga ditemukan.
Di tengah proses pencarian, keluarga korban bersama tokoh adat setempat menggelar ritual adat di tepi Pantai Cemara Abudenok. Ritual tersebut dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada laut dan seluruh isinya agar korban dapat segera ditemukan.
Korban diketahui bernama Jeorgenio Faot alias Dito (15), seorang pelajar SMP Negeri Fatukoan, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka. Ia dilaporkan hanyut saat berada di kawasan pantai tersebut dan hingga kini belum ditemukan.
Selain upaya pencarian melalui penyisiran laut dan pesisir, Pemerintah Kabupaten Malaka juga menggandeng para nelayan setempat. Sejumlah nelayan di Pantai Cemara Abudenok dikerahkan dengan menggunakan perahu untuk membantu memperluas area pencarian di laut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
