Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Perkuat Daya Beli Lewat 5 Insentif Strategis Senilai Rp 24 Triliun

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini disusun agar menjangkau kelompok ekonomi bawah secara langsung dan nyata.

Selain itu, diskon tarif tol sebesar 20 persen akan meringankan beban sekitar 110 juta pengendara selama masa libur sekolah.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Penebalan bantuan sosial juga diberikan melalui tambahan Kartu Sembako dan bantuan beras kepada 18,3 juta keluarga penerima manfaat.

Baca Juga :  Satgas Polri Ungkap Tiga Perusahaan Oplos Beras, Lima Merek Premium Langgar Standar Mutu

“Pemerintah tidak tinggal diam. Kami menebalkan bantuan sosial agar masyarakat tetap terlindungi dari tekanan ekonomi,” ungkap Sri Mulyani.

Tak hanya itu, Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 150 ribu per bulan juga disalurkan kepada 17 juta pekerja bergaji rendah dan guru honorer.

Baca Juga :  Tanpa Rujukan ke Luar, RSUPP Betun Perkuat Layanan dengan Dokter Spesialis Baru

“Bantuan ini langsung menyasar para pekerja rentan agar mereka bisa tetap menjalankan kehidupan secara layak,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan pentingnya insentif ini untuk memperkuat daya beli rakyat.

“Lima insentif strategis ini adalah bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga daya beli dan menggerakkan roda ekonomi nasional,” ujar Airlangga.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung