TIMORMEDIA.COM – Pemerintah memperkuat langkah pemulihan ekonomi nasional melalui peluncuran lima paket stimulus ekonomi yang dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2025.
Stimulus tersebut diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang sektor-sektor riil yang terdampak penurunan ekspor akibat perlambatan ekonomi global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pemerintah menaruh perhatian pada sektor padat karya, terutama yang terdampak oleh penurunan permintaan dari pasar Amerika Serikat.
Stimulus ekonomi ini, menurut dia, menjadi instrumen untuk memastikan roda ekonomi terus bergerak di tengah ketidakpastian global.
“Lima paket stimulus ekonomi pada periode Juni–Juli 2025 ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan menopang sektor-sektor padat karya yang terdampak penurunan ekspor, terutama ke Amerika Serikat,” kata Airlangga, akhir pekan lalu, di Jakarta.
Ia menambahkan, langkah serupa juga ditempuh oleh sejumlah negara anggota Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) guna melindungi konsumsi domestik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
