Nasional  
Topik : 

Percepat Layanan Kesehatan, Pemerintah Tambah 32 Rumah Sakit dan Perluas Cek Kesehatan Gratis

Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Percepat Layanan Kesehatan, Pemerintah Tambah 32 Rumah Sakit dan Perluas Cek Kesehatan Gratis/ ilustrasi

TIMORMEDIA.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa program cek kesehatan gratis nasional telah menjangkau lebih dari 7,8 juta warga Indonesia hingga awal Juni 2025.

Hal ini disampaikannya usai memberikan laporan evaluasi program kesehatan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/6/2025).

“Per kemarin, sudah 7,8 juta rakyat Indonesia yang mendapat cek kesehatan gratis. Per harinya itu sekitar 2,2 juta orang, jadi per bulan sekitar 5 juta orang ikut program ini,” ujar Budi.

Program Cek Kesehatan Gratis Diperluas ke Sekolah Mulai Juli 2025

Budi menyampaikan bahwa program akan diperluas ke lingkungan sekolah mulai Juli 2025, dengan target jangkauan hingga 50 juta jiwa.

Perluasan ini dilakukan untuk memastikan deteksi dini penyakit pada semua kelompok usia, termasuk anak-anak dan remaja.

“Bulan depan direncanakan mulai juga di sekolah. Target kita 50 juta rakyat Indonesia bisa cek kesehatan secara gratis,” katanya.

Deteksi Penyakit Berdasarkan Kelompok Usia

Dalam evaluasi program, Kementerian Kesehatan menemukan berbagai masalah kesehatan yang dominan berdasarkan usia:

  • Bayi: Banyak terdeteksi mengalami cacat jantung bawaan (kongenital)
  • Balita: Mengalami masalah kesehatan gigi yang tinggi
  • Dewasa & Lansia: Mayoritas mengalami hipertensi dan diabetes

Selain program cek kesehatan, Budi juga melaporkan percepatan pembangunan 32 rumah sakit baru sebagai bagian dari program prioritas nasional bidang kesehatan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version