Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Pj Kades Rabasa Haerain Bantah Isu Pemotongan Honor Nakes, Guru PAUD, dan Kader Posyandu Tidak Benar

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Pj Kades Rabasa Haerain Bantah Isu Pemotongan Honor Nakes, Guru PAUD, dan Kader Posyandu/ istimewah

Ia menyatakan bahwa informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan hanya akan menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

“Pembayaran honor dilakukan sesuai dengan regulasi dan SK yang sah. Jangan mudah percaya isu yang tidak jelas asal-usulnya,” tambahnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari salah satu tutor PAUD sekaligus pengelola lembaga PAUD di desa tersebut, Natalia Hoar.

Baca Juga :  Hari Pertama Berkantor, Kapus Weliman In Lengga Gelar Pengenalan Bersama Staf Nakes

Ia membenarkan bahwa honor yang diterima para tutor telah sesuai dengan SK yang berlaku.

“Memang dibayarkan berdasarkan SK, dari lima orang termasuk saya. Jadi apa yang disampaikan Bapak Kades itu benar,” ungkap Natalia saat dihubungi pada hari yang sama.

Kader Posyandu Maria Magdalena Balok juga mengatakan hal yang senada bahwa, pembayaran itu berdasarkan SK Pj kepala desa.

Baca Juga :  Waket I DPRD Malaka Puji Layanan THT RSUPP Betun: Warga Malaka Tak Perlu Berobat Keluar Daerah

“Pembayaran itu sesuai SK, tidak dipotong seribupun, informasi itu tidak benar,” ujarnya ketika dihubungi.

Sementara itu, perwakilan tenaga kesehatan (nakes), Marselina Bano, A.Md.Kep, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima honor bukan karena dipotong, melainkan karena belum mulai aktif bekerja sesuai jadwal.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung