“Dari media sosial, kami melihat pendapatan klaim BPJS-nya cukup tinggi, jauh sekali dari pendapatan rumah sakit di Rote Ndao,” ungkap Luisa.
Ia mengatakan, meskipun RSUPP Betun dan RSUD Rote Ndao memiliki tipe rumah sakit yang sama, RSUPP Betun dinilai telah memiliki sejumlah perkembangan yang dapat dijadikan bahan pembelajaran bagi pihaknya.
Karena itu, kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk menggali berbagai informasi, mulai dari tata kelola rumah sakit, strategi meningkatkan pendapatan, hingga langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Tata kelola dan tips-tips untuk meningkatkan pendapatan serta pelayanan, kami berupaya untuk belajar. Memang rumah sakit kami tipenya sama, tetapi rumah sakit ini sudah melangkah jauh dari kami,” jelasnya.
Luisa menambahkan, berbagai pengalaman dan informasi yang diperoleh selama studi banding di RSUPP Betun diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan dalam pengembangan pelayanan dan manajemen RSUD Rote Ndao.
“Ada banyak hal yang kami dapatkan dan menjadi inspirasi bagi kami agar bisa dipraktikkan di rumah sakit kami di Rote Ndao,” tutupnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












