“Donasi tetap dibuka. Sesuai edaran Gubernur NTT, tanggap darurat diperpanjang sampai 12 September 2026. Jadi untuk urusan donasi kita tetap melihat perkembangan dan kebutuhan yang terjadi di lapangan,” ujarnya.
PMI Malaka juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa penyaluran bantuan dari Kabupaten Malaka tetap dilakukan secara terpusat melalui Posko Gabungan Bantuan Bencana Flores di sekitar Lapangan Umum Betun.
Posko tersebut tetap dibuka setiap hari untuk menerima bantuan dari masyarakat, kelompok masyarakat, lembaga, organisasi maupun para donatur lainnya.
Relawan PMI akan menerima, mencatat, memilah dan mengatur bantuan sebelum disiapkan untuk diberangkatkan ke wilayah terdampak di Flores.
Dengan sistem terpusat tersebut, PMI berharap bantuan yang masuk dapat dikelola secara lebih tertib untuk selanjutnya memudahkan penyalurannya.
Perpanjangan masa tanggap darurat membuat kebutuhan bantuan kemanusiaan diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Karena itu, PMI Malaka mengajak masyarakat untuk tetap menjaga semangat solidaritas, namun dengan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












