Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Selain itu, Presiden juga menyinggung kebijakan sebelumnya saat Kejaksaan Agung menyerahkan uang sitaan kasus korupsi Crude Palm Oil (CPO) senilai Rp13 triliun kepada Kementerian Keuangan.
Saat itu, Prabowo memerintahkan agar dana tersebut digunakan untuk menambah beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
“Dana hasil penyitaan harus kembali untuk rakyat, terutama untuk mencerdaskan generasi muda bangsa,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden memberikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilan mereka mengungkap kasus narkoba berskala besar.
Prabowo menyebut narkotika sebagai “kejahatan luar biasa” yang dapat menghancurkan masa depan bangsa. Ia pun berpesan kepada anggota Polri agar tetap semangat dalam mengabdi, meski kerap menghadapi kritik dan tekanan.
“Jangan ragu-ragu, jangan berkecil hati. Sering kali berbuat baik tidak mendapat terima kasih, tapi berbuat salah sedikit tidak akan dilupakan. Kita harus kuat memilih berbakti sebagai abdi bangsa, sebagai Bhayangkara negara,” pesan Prabowo.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












