TIMORMEDIA.COM – Pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga membuang limbah ke Kali Benenain, Kabupaten Malaka, memberikan keterangan terkait cairan yang dibuang dari mobil tangki pada Senin, 25 Mei 2026.
Saat dikonfirmasi media ini, pihak pengelola menyebut cairan tersebut hanyalah air sabun bekas cucian dapur yang sudah melalui proses penyaringan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
“Setelah terjadi filter, air yang keluar dari IPAL disalurkan karena air sudah bersih. Itu dibuang karena kalau dibuang di saluran dalam kota tidak bisa, sebab saluran di Malaka semua tersumbat,” tulis pengelola dapur melalui pesan WhatsApp pada senin, 25/5/2026
Namun, pernyataan tersebut berbeda dengan pengakuan sejumlah warga di sekitar lokasi pembuangan limbah di kawasan Jembatan Benenain, Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman.
Warga menyebut cairan yang dibuang mengeluarkan bau menyengat dan sangat mengganggu masyarakat sekitar. Bahkan, mobil pengangkut limbah tersebut sempat diusir warga karena dianggap membuang limbah sembarangan di aliran kali.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










