“Gaji hakim tingkat paling rendah kita naikkan 280 persen. Ini penting supaya mereka tidak bisa disogok. Hakim-hakim kita tidak boleh dibeli oleh siapa pun,” tegas Presiden.
Selain program sosial, dana hasil pengembalian korupsi juga diarahkan ke sektor pendidikan dan riset.
Prabowo mencontohkan, Rp13 triliun hasil pengembalian Kejaksaan Agung pada hari yang sama akan dialokasikan untuk memperkuat Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
“Mungkin sebagian dari Rp13 triliun itu bisa kita taruh di LPDP untuk masa depan bangsa,” ujarnya.
Menutup arahannya, Presiden Prabowo kembali menegaskan filosofi dasar kebijakan fiskalnya: uang rakyat harus kembali kepada rakyat.
“Kita diberi kekuasaan oleh rakyat untuk melindungi rakyat dari kemiskinan, kelaparan, penyakit, bencana, hingga ancaman dari luar,” tutur Prabowo.
Ia juga menyerukan kepada seluruh pejabat negara untuk bekerja dengan niat bersih, berani, dan penuh tanggung jawab.
Dengan sistem keuangan negara yang transparan dan pengawasan ketat, Prabowo yakin setiap rupiah uang negara benar-benar akan kembali untuk kesejahteraan rakyat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












