Presiden Prabowo menilai percepatan penyiapan tenaga profesional muda sangat penting di tengah ketatnya persaingan global.
Ia menekankan bahwa dunia pendidikan harus terintegrasi dengan kebutuhan industri, agar lulusan perguruan tinggi bisa terserap lebih cepat di dunia kerja.
“Kita tidak bisa menunggu. Anak-anak muda Indonesia harus segera disiapkan untuk memimpin dan bekerja di sektor-sektor vital. Mereka adalah masa depan bangsa,” tegas Prabowo.
Sebelumnya, pada Juli 2025, Presiden Prabowo juga telah mengumpulkan 82 profesional muda hasil seleksi ketat Kemendiktisaintek.
Mereka tergabung dalam program Presidential Fellowship in Economics and Business Leadership, yang dirancang langsung oleh Presiden untuk menyiapkan calon pemimpin muda di bidang ekonomi dan bisnis.
Para peserta program tersebut merupakan lulusan universitas terkemuka, baik dalam maupun luar negeri, yang lolos berdasarkan kompetensi, integritas, dan visi kepemimpinan.
Program ini menjadi bagian integral dari kebijakan penguatan SDM nasional, dengan tujuan mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
