Salah satu momen yang menarik perhatian adalah kehadiran Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, yang turut mengikuti seluruh rangkaian ritual adat. Kehadiran Henri Melki Simu menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat di wilayah perbatasan Timor Leste.
Dalam suasana yang penuh kehangatan, Bupati Belu, Willybrodus Lay, berbincang santai dengan Wakil Bupati Malaka. Percakapan keduanya berlangsung akrab dan penuh makna, mencerminkan hubungan persaudaraan yang erat antara Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka yang selama ini terjalin dalam semangat budaya dan kekeluargaan.
Bagi masyarakat setempat, ritual adat bukan sekadar seremonial pembuka festival. Tradisi tersebut merupakan wujud penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi fondasi kehidupan masyarakat adat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
