Festival Fulan Fehan sendiri tidak hanya dikenal karena keindahan hamparan padang sabananya yang memukau, tetapi juga karena kekayaan budaya yang selalu menjadi bagian utama dari setiap penyelenggaraannya. Kehadiran para pemimpin daerah dalam ritual adat tersebut semakin menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya sebagai aset berharga yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Melalui ritual adat di Kampung Dua Rato, masyarakat Belu kembali menunjukkan bahwa budaya bukan hanya peninggalan masa lalu, melainkan identitas yang terus hidup dan menjadi kebanggaan bersama.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
