TIMORMEDIA.COM – Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun terus memperkuat kualitas layanan kesehatan, khususnya di unit perinatologi yang menangani bayi baru lahir dengan kondisi medis khusus.
Sebagai langkah peningkatan mutu, dua perawat dari unit tersebut resmi dikirim mengikuti pelatihan kompetensi sebagai Perawat PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dan Perawat NICU (Neonatal Intensive Care Unit).
Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, mengatakan bahwa pengiriman perawat ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang rumah sakit untuk menghadirkan layanan critical care yang lebih profesional dan modern.
“Seluruh tenaga kesehatan akan kita kirim mengikuti pelatihan secara bertahap untuk meningkatkan skill dan pengetahuan klinis mereka. Selama empat tahun terakhir kesempatan itu terbatas karena kendala anggaran,” ujarnya.
Menurut dr. Oktelin, pelatihan bagi perawat PICU dan NICU sangat vital karena kedua unit tersebut menangani pasien kategori high risk, baik bayi maupun anak. Kompetensi yang wajib dikuasai perawat intensif antara lain:
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
