1. Monitoring hemodinamik, termasuk pemantauan ketat sirkulasi darah dan fungsi organ vital.
2. Manajemen airway, termasuk penggunaan ventilator pada bayi dan anak.
3. Tatalaksana kegawatdaruratan neonatal dan pediatrik, seperti asfiksia dan sepsis.
4. Terapi nutrisi enteral dan parenteral bagi pasien yang tidak dapat makan secara normal.
“Pelatihan seperti ini penting, bukan hanya untuk memenuhi standar akreditasi, tetapi juga untuk peningkatan mutu dan keselamatan pasien,” tegasnya.
dr. Oktelin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS).
Menurutnya, dukungan anggaran daerah menjadi motor utama peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di RSUPP Betun.
“Kami berterima kasih karena Pemerintahan SBS–HMS sangat memperhatikan kebutuhan anggaran RSUPP Betun demi pelayanan kesehatan yang lebih baik,” tutur dr. Oktelin.
Sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Malaka, RSUPP Betun masih membutuhkan penguatan pada berbagai layanan spesialistik. Beberapa tenaga ahli yang dibutuhkan antara lain:
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
