“Berdasarkan hasil gelar perkara, penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan karena ditemukan dugaan tindak pidana dalam praktik pengoplosan beras,” jelas Helfi.
Ketiga perusahaan tersebut hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait temuan Polri tersebut.
Kementan: 85 Persen Merek Beras Tak Sesuai Mutu
Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) juga mengungkap hasil temuan mencengangkan. Dari pengujian terhadap 268 merek beras di 10 provinsi penghasil, ditemukan bahwa 85 persen tidak sesuai standar mutu.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut, anomali harga menjadi alasan pengecekan dilakukan. Harga beras di tingkat petani turun, sementara harga beras di konsumen justru melonjak.
“Ditemukan 212 merek beras diduga merupakan hasil oplosan antara beras medium dan premium. Ini tidak bisa ditolerir,” tegas Amran.
Presiden Prabowo Instruksikan Penindakan Tegas
Presiden Prabowo Subianto juga turut menyoroti kasus beras oplosan ini. Ia menyebut praktik curang tersebut sangat merugikan negara dan masyarakat, karena beras kualitas biasa dikemas sebagai beras premium demi keuntungan besar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










