Langkah ini juga sejalan dengan program reformasi birokrasi nasional, yang menekankan efisiensi struktur organisasi, optimalisasi SDM, serta transformasi digital di pemerintahan.
Dalam formasi CPNS 2026, pemerintah akan memprioritaskan jabatan strategis, seperti tenaga digital, analis kebijakan, dan posisi pelayanan publik yang mendukung transformasi birokrasi modern.
Dengan kebijakan baru ini, sistem rekrutmen ASN ke depan akan berorientasi pada kebutuhan dan kinerja, bukan lagi pada jumlah pegawai.
Pemerintah menegaskan, tidak akan ada lagi pembukaan CPNS besar-besaran seperti tahun-tahun sebelumnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












