Para sopir travel menyebut jalur ini merupakan rute vital travel Kupang – Malaka melintasi jalan ini.
Mereka juga meminta kepala desa Lamea dan Alkani untuk memberikan edukasi kepada para pemuda di masing-masing wilayah, agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan pengguna jalan.
Gangguan keamanan seperti ini tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga membahayakan keselamatan penumpang.
Mereka berharap, dengan patroli rutin dari aparat kepolisian, aksi-aksi kriminal seperti pelemparan batu bisa dicegah dan pelaku bisa segera ditangkap.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












