Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, menilai capaian tersebut merupakan langkah positif yang menunjukkan arah kebijakan ekonomi yang lebih fokus pada pemerataan.
Ia menilai, keberhasilan program hilirisasi dan padat karya telah memberi dampak langsung pada masyarakat bawah.
“Program pemerintah berhasil menciptakan lapangan kerja baru, tapi yang lebih penting sekarang adalah menjaga keberlanjutan dan meningkatkan kualitas tenaga kerja,” kata Bhima.
Lebih lanjut Bhima menyampaikan “Pemerintah perlu memastikan pekerja bisa naik kelas ke pekerjaan yang lebih produktif, bukan hanya menambah jumlah tenaga kerja informal berupah rendah,” jelasnya.
Capaian tahun pertama pemerintahan Pragib menjadi sinyal positif bagi perekonomian nasional.
Dengan komitmen keberlanjutan program, peningkatan kualitas tenaga kerja, serta fokus pada pemerataan pembangunan, pemerintah optimistis target Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan melalui ekonomi yang inklusif dan berkeadilan sosial.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












