TIMORMEDIA.COM – Krisis stok darah golongan A di Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT membuat keluarga pasien harus meminta bantuan dari TNI dan Polri demi menyelamatkan nyawa orang tercinta.
Kondisi ini menyoroti urgensi ketersediaan stok darah yang aman dan mencukupi di wilayah perbatasan.
Salah satu pasien RSUPP Betun, Vinelda Bere Manek (54), warga Desa Litamali, Kecamatan Kobalima, mengalami anemia berat dengan kadar hemoglobin (Hb) hanya 4 dan membutuhkan 8 kantung darah golongan A untuk transfusi.
Stok Darah Kosong, Suami Pasien Minta Bantuan TNI-Polri Hingga Perbatasan
Karena tidak tersedianya darah golongan A di bank darah RSUPP, suami pasien, Paulus Edi.S, berinisiatif meminta bantuan ke berbagai institusi, mulai dari Polres Malaka, Kompi Senapan A Yonif 744/SYB di Wemasa, hingga Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 741/GN Pos Motamasin.
Pada Kamis, 17 Juli 2025, Edi mendatangi Mapolres Malaka dan disambut oleh Wakapolres KOMPOL Fakhruddin, S.Sos., M.Hum. Sebagai bentuk kepedulian, Wakapolres mengerahkan tiga personel untuk mendonorkan darah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












