Ia menjelaskan, pembenahan tersebut merupakan bagian dari komitmen Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FisQua, dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit melalui penyediaan fasilitas yang memenuhi standar pelayanan kesehatan.
Menurut Abraham, keberadaan IPAL memiliki peran yang sangat penting dalam operasional rumah sakit. Seluruh limbah cair yang berasal dari ruang perawatan, laboratorium, instalasi pelayanan, hingga unit-unit lainnya kini diolah melalui sistem IPAL.
Dengan beroperasinya IPAL secara maksimal, limbah cair rumah sakit dapat diproses sesuai prosedur sehingga mengurangi risiko pencemaran lingkungan sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat di sekitar rumah sakit.
Selain menjaga kelestarian lingkungan, sistem pengolahan limbah yang baru juga meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit. RSUPP Betun tidak lagi bergantung pada penyedotan septic tank secara rutin akibat penumpukan limbah seperti yang terjadi sebelumnya.
Pembenahan IPAL menjadi salah satu bukti nyata komitmen RSUPP Betun dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Tidak hanya berfokus pada peningkatan layanan medis, rumah sakit juga terus memperkuat pengelolaan lingkungan melalui sistem pengolahan limbah yang aman, modern, dan sesuai standar.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












